Mau Belajar Manajemen Tapi Suka Seni Musik? Ini Jawabannya!

Selamat pagi teman-teman!
Postingan ini sepertinya akan menjadi akhir dari postingan berturut-turut tentang media kreatif. Tetapi tidak menutup kemungkinan ke depannya Gianna masih akan menuliskan apapun tentang itu yaa. Makanya, pantau terus blog ini hehehe
Menjadi penutup dari keempat kakaknya yaitu :
Maka pada postingan ini Gianna akan membahas mengenai manajemen bisnis seni dan musik. Jangan dulu berpikir berat ya, karena postingan ini akan membahas dalam versi ringan dari bidang tersebut khususnya di bidang industri musik Indonesia.


Apa sih Manajemen Bisnis Seni dan Musik itu?

Berdasarkan pengertiannya, manajemen adalah suatu proses yang dilakukan untuk mencapai tujuan bersama dengan melakukan kerjasama. Sedangkan seni musik adalah suatu cabang seni yang menggunakan musik sebagai media untuk mengungkapkan ekspresi. Maka dapat disimpulkan bahwa manajemen bisnis seni musik adalah suatu proses yang dilakukan untuk menghasilkan musik sebagai media untuk mengungkapkan ekspresi dan mengembangkannya dengan perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksaan yang baik sehingga mencapai tujuan bersama.

Kenapa harus ada manajemen untuk seni musik?

Ini adalah pertanyaan yang naif tapi selalu saja ada. Banyak orang dan bahkan orang yang menjadi pemain dalam bidang musik itu sendiri masih mempunyai pertanyaan ini. Yang mereka tahu musik hanyalah ajang berkarya. Ingin menjadi terkenal tetapi tidak mau memahami bagaimana cara untuk menjadi dikenal. Ingin mempunyai lagu yang hits tetapi tidak mau mempelajari bagaimana menciptakan lagu yang baik dan sesuai copyright.

Dari permasalahan tersebut, manajemen hadir untuk mengatasinya. Dalam manajemen bisnis musik yang dilakukan adalah membuat perencanaan yang berkaitan dengan seniman atau artisnya, seperti songwriter, composer, producer, dan lain sebagainya hingga manager.

Untuk manajer sendiri sangat banyak hal tentang manajemen yang dilakukannya. Maka dari itu posisi manajer sendiri cenderung terbagi-bagi menjadi head manager, road manager, stage manager, song manager, dan lain sebagainya.

Meskipun artis atau seniman tidak serta merta turun langsung dalam mengatur perencanaan dan sebagainya, namun harus tetap memahami tugas yang diemban manajer sehingga bisnis mereka dapat berhasil. Kebanyakan artis hanya ingin bermusik tanpa memedulikan pengembangan dari karir mereka, dan hal itu sangat disayangkan karena dalam manajemen sangat diperlukan adanya kerjasama antara manajer dan pihak yang bersangkutan.

Lalu bagaimana jika kalian termasuk orang yang tertarik menjadi pihak yang berada dibalik layar pengembangan bisnis musik?

Sekolah Manajemen Bisnis Seni dan Musik!

Sebagai salah satu disiplin ilmu yang cukup luas, manajemen terbagi menjadi banyak cabang yang lebih spesifik. Salah satunya adalah manajemen bisnis seni musik. Program studi ini sangat cocok bagi kalian yang menyukai bidang manajemen tetapi juga menyukai bidang seni dan musik. 

Pada program ini kalian akan mempelajari bagaimana melakukan proses perencanaan, pengaturan, pelaksanaan, pengembangan, hingga evaluasi dari bisnis di bidang seni musik. Menarik bukan?

Terdapat salah satu lembaga di Indonesia yang menyediakan program studi ini, ia adalah SAE Institute. Program sekolah Music Business and Art Management ini berdurasi satu tahun. Selama satu tahun itu kalian akan mempelajari secara mendalam yang kalian perlukan dalam bidang manajemen seni musik.

Get to Know SAE Institute

Merupakan lembaga pendidikan media kreatif tingkat dunia yang didirikan pada tahun 1976 dan tersebar di seluruh dunia, SAE sudah berada di 54 kampus di 28 negara. Bagi kalian yang tertarik berkecimpung di industri musik Indonesia, SAE adalah salah pilihan yang tepat jika kalian ingin menjadi orang yang berada dibalik layar. Hal itu dikarenakan SAE memiliki program sekolah kursus, diploma, hingga sarjana, di bidang audio, bisnis musik, film, dan animasi yang sudah diakui oleh Middlesex University London.

Fasilitas dan pendidikan yang SAE berikan kepada siswanya merupakan standar kelas dunia sehingga menghasilkan lulusan dengan kualitas tinggi yang mampu bersaing di dunia media kreatif. Untuk lebih detail, kalian bisa kunjungi laman ini : SAE Institute Indonesia

Komentar