Tertarik Motion Graphics? Baca Dulu Ini Sebelum Menyesal!

Aloha!
Apa kabar teman-teman? Sudah menanti postingan selanjutnya tentang dunia media kreatif?
Pada dua postingan sebelumnya Gianna telah membahas tentang Diploma Animasi 3D dan Gambar Digital. Maka tentunya postingan kali ini pun masih berkaitan dengan kakak-kakaknya.

First of all, I'm gonna tell you that today's topic is Motion Graphic. So, all of the things that I'm going to tell you are all related to it. 


Apa itu Motion Graphic?

Kita pasti setidaknya pernah atau bahkan sudah familiar dengan istilah ini. Ya, motion graphic atau motion grafis adalah salah satu cabang dari bidang DKV atau Desain Komunikasi Visual. Ia juga merupakan salah satu bagian spesifik dari desain grafis.

Dikutip dari wikipedia, motion grafis adalah bagian dari footage digital atau animasi yang menciptakan ilusi dari gerakan atau putaran dan biasanya dikombinasikan dengan audio untuk digunakan dalam projek multimedia.

Motion Graphic sendiri berasal dari dua kata yaitu motion yang berarti gerak dan graphic yang berarti grafis. Maka motion grafis dapat pula dikatakan sebagai grafis yang bergerak.

Mengapa? Karena motion grafis lah yang membuat grafis atau ilustrasi biasa menjadi dapat bergerak dan bersuara. Misalnya saja saat kita melihat sebuah poster. Saat diberi sentuhan motion grafis, poster yang semula hanya berupa gambar dapat diolah sedemikian rupa sehingga dapat bergerak dan bersuara seperti video iklan.

 Jika seorang graphic designer menciptakan sebuah ilustrasi atau gambar pada sebuah banner, poster, ataupun flyer, maka merupakan tugas seorang motion graphic designer untuk mengubahnya menjadi gambar iklan yang bergerak-gerak.

Bagaimana membuat Motion Graphic?

Sebelum secanggih saat ini, membuat motion grafis dilakukan dengan cara menyatukan gambar-gambar yang bersusunan secara berurutan. Gambar-gambar tersebut disusun berurutan agar menciptakan ilusi seolah gambar tersebut dapat bergerak.

Misalnya saja jika ingin membuat gambar bola menggelinding dari kiri ke kanan. Motion Graphic Designer pertama akan membuat gambar bola di sebelah kiri, lalu gambar selanjutnya posisi bola tersebut bergeser sedikit ke kanan, lalu begitu seterusnya untuk beberapa gambar selanjutnya hingga bola berada di kanan. Biasanya untuk menciptakan gambar yang terlihat bagus dibutuhkan lima gambar berurutan dalam satu detik.

Berbeda dengan saat ini, kehadiran software sudah dapat membantu pekerjaan Motion Graphic Designer. Beberapa software tersebut membuat pekerjaan mereka lebih ringan, diantaranya adalah :
  • Adobe Flash
  • Adobe After Effects
  • Red Giant Software
  • Apple Motion
  • dan lainnya
Namun keberadaan berbagai macam perangkat lunak beserta fitur-fitur ajaibnya tidak seketika membuat kalian ahli dan mahir membuat motion grafis. Masih begitu panjang perjalanan yang harus dijalani dan ilmu yang harus didalami sehingga kalian dapat dinobatkan menjadi seorang motion graphic designer. Salah satu yang perlu dilakukan untuk menguasai salah satu bidang dari DKV ini adalah mempelajari langsung dari ahlinya sehingga ilmu yang kalian dapatkan pun tidak perlu diragukan lagi.
Caranya?

Sekolah Motion Graphics!

Banyk sekali kursus dan pelatihan untuk menguasai ilmu DKV. Namun ada satu lembaga kursus yang sangat ingin Gianna rekomendasikan untuk kalian para graphic designer dan animator. Adalah kursus motion graphics dari SAE Institute.

Program ini dapat membantu kalian yang ingin mendalami bidang motion grafis dengan mempelajari estetika dan teknik yang saat ini terdapat pada industri hiburan. Kursus ini merupakan kursus pendek yang berdurasi 1 bulan dimana terdapat 2 pertemuan dalam satu minggu dengan masing-masing 3 jam per minggu.

Sangat disarankan bagi kalian yang sudah berumur setidaknya 15 tahun karena kalian tak hanya akan mendapatkan ilmu yang melimpah, tetapi juga sertifikasi langsung bertaraf internasional. Apalagi bagi kalian yang sangat berminat untuk berkarir menjadi Motion Designer, Visual Jockey (VJ), dan Installation Artist.

Kenapa harus di SAE?

SAE sebagai institut pendidikan dalam bidang media kreatif merupakan lembaga yang sangat terkemuka di bidangnya. Dengan bangga SAE mempersembahkan program-program dalam bidang Audio, Animasi, Film, dan Bisnis Musik dalam bentuk sertifikat, diploma, dan sarjana yang sudah diakui oleh Middlesex University London.

Didirikan pada tahun 1976 dan sudah tersebar di 28 negara menjadi 54 kampus, SAE memberikan siswanya fasilitas kelas dunia serta ilmu yang luar biasa. Dengan keterampilan yang tidak dapat disepelekan, lulusan SAE benar-benar tak dapat diragukan kualitasnya.

Komentar

Postingan Populer